Beberapa waktu yang lalu Nando membawa jadwal belajar anak-anak Homeschooling di Pusan. Saya kaget karena anak-anak ini harus memulai aktivitas belajar dari jam 6 pagi sampai 11 malam. Mereka juga tinggal di asrama dan bukan sama keluarga.
Phuihh.. tujuan homeschool kan supaya anak-anak bisa sedekat mungkin dengan ortunya, itu bagi saya. Bagi orang tua anak-anak ini lain lagi. Mereka punya target untuk mengirim anak-anaknya ke 100 universitas paling top di dunia.
Sekali lagi, I love education. But I love my children more. Untuk itu saya juga nggak mau for the education sake, I have to loose them.
Saat ini saya menikmati homeschooling karena bisa dekat sama anak-anak dari bangun sampai mau tidur. Namun, kalau sudah mulai kuliah nanti, kami juga berencana untuk daftarin mereka di sekolah umum. Saya pikir anak-anak juga perlu belajar struktur sosial.
Nevertheless, the facts about homeschooling fascinate me thefore I want to learn more.
Mar 27, 2008
Mumet
Pikiran saya mumet. Banyak hal yang bertubi-tubi datang. Yang paling masuk akal adalah duduk, tenang dan mulai memilah-milah pekerjaan satu-persatu dan mengerjakannya.
Karena berburu dengan deadline untuk aplikasi sekolah dan menyiapkan dokumen-dokumen yang sudah lumayan berdebu tersimpan di laci arsip, saya pun bolak balik menelpon teman lama untuk membantu menyiapka dokumen2 yang dibutuhkan.
Nggak nyangka kalau saya harus sekali lagi melewati semua prosedur ini...
Karena berburu dengan deadline untuk aplikasi sekolah dan menyiapkan dokumen-dokumen yang sudah lumayan berdebu tersimpan di laci arsip, saya pun bolak balik menelpon teman lama untuk membantu menyiapka dokumen2 yang dibutuhkan.
Nggak nyangka kalau saya harus sekali lagi melewati semua prosedur ini...
Mar 20, 2008
TechnoMart
Gedung TechnoMart yang very huge baru saja dibangun tepat di samping gereja. Gedung ini dilengkapi dengan tempat bermain anak yang sangat luas dan lengkap, serta taman yang indah di lantai 15.
Enaknya karena hanya berjalan kaki dari rumah. Apalagi saat ini cuaca menjelang musim semi yang sejuk. Hari ini kami jalan-jalan, foto-foto sambil belanja untuk keperluan sehari-hari.
Mar 15, 2008
Ultah Rudi dan Vonny
Mar 14, 2008
Aquarium Coex
Mar 11, 2008
Am I Crazy?
Banyak hal yang berhubungan dengan my personal enjoyment and responsibilities yang terbengkalai akhir-akhir ini, misalnya menulis dan bermain musik, memasak dan pekerjaan rumah tangga lainnya. Penyebabnya,barangkali karena saya bukanlah orang yang bisa memanage waktu dengan baik atau memang karena responsibilities kebanyakan.
Meskipun demikian, saya masih saja terus berniat untuk sekolah lagi tahun ini. Am I crazy? More responsibilities? I don't know. Biarpun begitu, Nando kelihatan lebih bersemangat untuk ide ini daripada saya sendiri. Dia juga akan mengambil sekolah atau kursus dalam waktu dekat.
Bagi saya hidup hanya dijalani sekali, sudah itu berputarnya pun sangat cepat. Hari-hari berlalu tanpa ampun. Rasanya sayang kalau tidak dipergunakan dengan maksimal. Hal yang paling saya takutkan adalah, duduk sebagai orang tua di kursi goyang ,tanpa daya , sambil menyesali masa lalu yang telah disia-siakan
Meskipun demikian, saya masih saja terus berniat untuk sekolah lagi tahun ini. Am I crazy? More responsibilities? I don't know. Biarpun begitu, Nando kelihatan lebih bersemangat untuk ide ini daripada saya sendiri. Dia juga akan mengambil sekolah atau kursus dalam waktu dekat.
Bagi saya hidup hanya dijalani sekali, sudah itu berputarnya pun sangat cepat. Hari-hari berlalu tanpa ampun. Rasanya sayang kalau tidak dipergunakan dengan maksimal. Hal yang paling saya takutkan adalah, duduk sebagai orang tua di kursi goyang ,tanpa daya , sambil menyesali masa lalu yang telah disia-siakan
Mar 9, 2008
Anakku Joel
Materi yang paling disenangi Joel adalah Art and Craft. Dan objek yang paling digemarinya adalah membuat robot. Dan ini adalah salah satu karnyanya (diajarin daddy tentunya).
Sering jadwal belajar Joel berantakan, karena memang nggak ada jadwal. lol.
Apa saja yang ingin dikerjakannya, oke. Yang kurang adalah engangementnya dengan dunia luar, karena memang kita jarang keluar rumah. Tetangga pun nggak ada. Seminggu dua kali kami mengajaknya bermain di Taman Bermain Anak supaya dia bisa bersosialisasi. Hari minggu, ikut sekolah minggu bareng anak-anak Korea.
Ada yang mengejutkan terjadi hari ini. Waktu di jemput Andi (aktivis gereja) di Sekolah Minggu, Joel sedang bertelanjang dada dikelilingi oleh anak-anak yang lain sambil tertawa-tawa. Sebagian dari anak-anak itu ada yang memegang-mengan perutnya.
Dengar seperti itu, tentu hati saya jadi resah karena mengira anak saya jadi korban bullying. Bisa jadi karena dia satu-satunya orang asing dan tidak pandai berbahasa Korea.
Joel saya panggil dan tanya, "siapa yang bukain baju Joze (panggilan Joel) tadi".
"Joze buka baju sendiri mami" Jawabnya.
"Benar? bukan dibukain teman-teman?" tanya saya lagi.
"Bukan" kata Joel serius.
"Kenapa, buka baju?" saya juga khawatir karena sekarang kan sedang musim dingin.
"Joze kan tadi jadi Tarzan..." katanya sambil terus nyerocos, bahwa dia dan teman-temanya bersenang-senang bermain Tarzan-Tarzanan dan Spiderman. Dan dia dengan sukarela membuka baju atasnya.
Wah, anakku. Ingin menjadi center of attention dan ingin punya banyak teman, tapi karena kemampuan bahasanya terbatas jadinya memakai cara-cara seperti itu. Saya kemudian menerangkan bahwa apa yang dilakukannya tidak pantas. Buka baju hanya untuk mandi di kamar mandi atau berenang. Lain kali tidak boleh buka baju di tempat umum baik karena keinginan sendiri maupun keinginan orang lain. Joel, menangguk-angguk sambil bilang "Iya, mami".
Sering jadwal belajar Joel berantakan, karena memang nggak ada jadwal. lol.
Apa saja yang ingin dikerjakannya, oke. Yang kurang adalah engangementnya dengan dunia luar, karena memang kita jarang keluar rumah. Tetangga pun nggak ada. Seminggu dua kali kami mengajaknya bermain di Taman Bermain Anak supaya dia bisa bersosialisasi. Hari minggu, ikut sekolah minggu bareng anak-anak Korea.
Ada yang mengejutkan terjadi hari ini. Waktu di jemput Andi (aktivis gereja) di Sekolah Minggu, Joel sedang bertelanjang dada dikelilingi oleh anak-anak yang lain sambil tertawa-tawa. Sebagian dari anak-anak itu ada yang memegang-mengan perutnya.
Dengar seperti itu, tentu hati saya jadi resah karena mengira anak saya jadi korban bullying. Bisa jadi karena dia satu-satunya orang asing dan tidak pandai berbahasa Korea.
Joel saya panggil dan tanya, "siapa yang bukain baju Joze (panggilan Joel) tadi".
"Joze buka baju sendiri mami" Jawabnya.
"Benar? bukan dibukain teman-teman?" tanya saya lagi.
"Bukan" kata Joel serius.
"Kenapa, buka baju?" saya juga khawatir karena sekarang kan sedang musim dingin.
"Joze kan tadi jadi Tarzan..." katanya sambil terus nyerocos, bahwa dia dan teman-temanya bersenang-senang bermain Tarzan-Tarzanan dan Spiderman. Dan dia dengan sukarela membuka baju atasnya.
Wah, anakku. Ingin menjadi center of attention dan ingin punya banyak teman, tapi karena kemampuan bahasanya terbatas jadinya memakai cara-cara seperti itu. Saya kemudian menerangkan bahwa apa yang dilakukannya tidak pantas. Buka baju hanya untuk mandi di kamar mandi atau berenang. Lain kali tidak boleh buka baju di tempat umum baik karena keinginan sendiri maupun keinginan orang lain. Joel, menangguk-angguk sambil bilang "Iya, mami".
Feb 28, 2008
Invest the future in our children
Keputusan untuk meng-homeschooling-kan anak-anak kami adalah suatu langkah besar yang membutuhkan keberanian dan komitmen. Karena usia yang berlalu tidak akan pernah kembali. Anak saya hanya sekali saja akan melewati usia 4 tahun tahun seterusnya. Jadi nothing but the best educationlah yang ingin kami berikan. Karena itu juga saya banyak membaca buku ttg homeschool dan belajar tentang perkembangan anak.
Hari ini seperti biasa jam belajar dimulai sekitar pkl 10 pagi, sampai saat ini belum ada schedule yang tetap dan kurikulum yang jadi. Karena Joel baru usia preschool jadi program yang kami berikan adalah mengajar dia untuk memenuhi standar kompetensinya. Pagi ini kelihatan kalau ia tidak fokus dan konsentrasi sehingga apa yang diajarkan tidak bisa nempel. Yang begini ini memang butuh panjang sabar untuk menghadapainya.
Karena belajar di rumah kurang efektif saya mengajak Joel ke Toko Buku untuk cari suasana baru dan membaca buku-buku sample. Dan setelah menghabiskan 6 buku kami pun pulang. Di rumah dilanjutkan dengan pelajaran Art and crafts.
Yang penting ada sesuatu yang diajarkan setiap hari. Saya berusaha untuk menjadikan segala sesuatu sebagai proses pembelajaran. Misalnya mengapa di eskalator kita berdiri di sebelah kanan dan membiarkan orang yang terus berjalan di sebelah kanan.
Jan 28, 2008
Suasana Chinese New Year
Hari Senin pagi saya bangun cukup pagi, selain karena HK satu jam mundur dari Korea -jadi sebenarnya nggak pagi2 bener utk ukuran Korea- tapi juga karena semalam seorang saudari (Febe) mempersembahkan waktu lebih dari sejam untuk memijat seluruh badan saya. Kemanjaan yang saya impi-impikan berbulan-bulan, apalagi semenjak melahirkan anak. Wuih waktu bangun badan terasa lebih ringan dan segar.
Siangnya jalan-jalan di bawah rumah mertua (Causeway Bay) untuk sedikit belanja terutama carrin sepatu buat Mathew. Dua hari ini Mathew di gendong terus walaupun dia berusaha ingin turun ke lantai tapi tidak diperbolehkan karena lantai di HK dingin tidak seperti lantai di Korea yang hangat.
Setelah itu saya mengunjungi mall langganan (Time Square) yang letaknya hanya persis dibelakang apt. mami. Di sana saya melihat dekorasi-dekorasi merah dan emas bertaburan. Walau tidak semeriah dekorasi Natal, tapi cukup bisa dinikmati. Kali ini warnah merah tidak menjadi warna dominan seperti biasanya tapi digantikan oleh warna emas yang elegan.
Menuju Puncak
Ibadah minggu adalah ibadah yang luar biasa. Seperti biasa, saya selalu menikmati pujian penyembahan bersama saudara/i di HongKong yang walaupun hanya gitar dan drum tapi semangatnya tidak beda dengan full band. Hadirat Tuhan nyata bisa dirasakan setiap orang.
Khotbah saya hari ini adalah tema dan visi yang Tuhan berikan untuk saya pribadi dan pelayanan kami : "Menuju Puncak". Memberikan pengharapan, tantangan dan encouragement bagi saudara seiman untuk hidup dalam rencana Tuhan bagi mereka di tahun 2008.
Subscribe to:
Posts (Atom)
